Apa itu Digital Marketing?

 Oleh : Praditha Salwa Melodi




   Haloooo sobat dunia kampus^^ disini saya ingin menjelaskan apa itu digital marketing, mengapa dan bagaimana digital marketing ini bermanfaat ketika ingin merintis dan mengembangkan bisnis. Yuk dibaca!


   Dikutip dari teori Darwin bahwa sebenarnya manusia yang berhasil dan sukses yang bisa memenangkan pertempuran adalah manusia yang paling bisa beradaptasi dengan perubahan. Teori ini berhubungan dengan teori Jean-Claude Juncker dimana ia berkata “Digital technology has to be our future” ini terbukti di masa sekarang dimana digital teknologi pada zaman ini sangat berkembang pesat. Berdasarkan video berjudul “Digital Marketing Part #1” yang sudah saya tonton di youtube channel Prof. Dedi Purwana, Digital marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet. Tujuan digital marketing adalah untuk menarik konsumen dan calon konsumen secara cepat. Seperti yang kita tahu, penerimaan teknologi dan internet di masyarakat sangat luas sehingga tidak heran kegiatan pemasaran secara digital dijadikan pilihan utama oleh pelaku bisnis. Jadi kalau kita mau menguasai masa depan kita juga harus bisa menguasai digital teknologi dan kita harus bisa mengimplementasikannya dalam strategi marketing. Perkembangan internet atau dunia digital di dunia merubah perilaku konsumen dan pelaku bisnis harus pandai menangkap perubahan itu. Digital marketing adalah sebuah jawaban agar kita bisa memenangkan persaingan di dunia wirausaha.

     Berdasarkan data pada bulan Januari 2019, sekitar 268,2 juta warga Indonesia, 150 juta diantaranya sudah aktif dalam menggunakan internet dan juga sudah aktif di sosial media, dan 130 juta diantaranya udah menggunakan smartphone. Pada tahun 2020 ada penambahan sebanyak 1,1% penduduk. Ketika penduduk pertambah maka penggunaan internet, pengguna sosial media aktif, dan penggunaan smartphone ikut bertambah juga. Jadi hampir 80 persen atau kebanyakan orang saat ini menggunakan smartphone, setiap smartphone sudah pasti ada aplikasi media sosial yang bisa diakses. Rata-rata orang Indonesia mengunakan smartphone atau gadgetnya untuk mengakses internet kurang lebih 8jam/hari, hal ini merupakan peluang besar bagi digital entrepenuer atau wirausaha digital untuk memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran. Media sosial atau digital menjadi media untuk pemasaran karena banyak orang sudah berkurang untuk memperhatikan billboard dijalan ataupun membaca brosur konvesional, berarti media cetak tersebut sudah tidak efektif dan banyak juga orang yang kalau ada orang membagikan brosur orang tersbue hanya menerima membaca sedikit dan melupakan isi tersebut ataupun kurang gemar melihat billboard jadi hanya melihat sesekali saja. Seiring perkembangan teknologi komunikasi yang begitu pesat, digital marketing menjadi sangat populer di kalangan pebisnis. Dengan banyaknya orang yang menggunakan internet di seluruh dunia, digital marketing dianggap menjadi salah satu cara yang paling ampuh untuk memasarkan sebuah brand atau produk. Selain itu, internet juga menjadi market place tersendiri bagi para pebisnis.  Digital marketing sangat bermanfaat ketika mulai merintis ataupun ingin mengembangkan bisnis.

     Digital marketing ini sangat bermanfaat ketika kita mulai merintis dan ingin mengembangkan binis jika kita dapat merancang sebuah strategi agar usaha kita menjadi berkembang sehingga produk kita dikenal banyak orang dan bisa bersaing dengan produk lainnya. Maka dari itu kita harus memiliki konsep, Salah satu model dari konsep atau perencanaan digital marketing ini adalah SOSTAC (Situation analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Action, Control). SOSTAC merupakan model perencanaan pemasaran agar lebih efektif dalam penerapan pemasaran digital perusahaan untuk pemasaran produk. SOSTAC bisa digunakan juga sebagai kerangka perencanaan untuk mengidentifikasi masalah marketing pada suatu pemasaran produk. Yang pertama adalah Situation analysis, hal ini menjelaskan tentang situasi atau posisi kita berada dimana, dengan begitu kita tahu posisi kita dan dapat Objectives untuk meyusun Strategy yang akan kita lakukan dan dapat membicarakan Tactics atau cara bagaimana kita bisa mencapai tujuan itu. Kita akan mengerucutkan lagi dari strategi dan bagaimana cara yang lebih generik agar mencapai tujuan itu seperti memulai Action atau aksi yang akan kita lakukan serta diakhir kita harus melakukan control, karena kita perlu menyusun apakah langkah-langkah yang kita susun buat dan lakukan ini sudah cukup memenuhi target aau belum. Karena dalam melakukan usaha kita dituntut untuk melakukan improvement untuk selalu kreatif dan inovatif agar usaha kita menjadi besar dan berjalan lancar.

     Disini saya akan menjelaskan lagi dengan rinci tentang konsep SOSTAC.

1. Situation Analysis (analisis situasi). Disini kita membicarakan tentang tahap pertama mengaplikasikan kerangka kerja rencana digital marketing adalah menganalisis situasi. Dalam kajian situasi, kita melakukan pengecekan mengenai siapa diri kita, apa yang kita lakukan, dan bagaimana kita berinteraksi agar mencakup konsumen secara luas. Disini kita bisa menyusun SWOT agar dapat mengevealuasi bisnis kita.

2. Objectives (tujuan). Tahap kedua mengaplikasikan kerangka kerja rencana digital marketing adalah fokus terhadap tujuan yang ingin dicapai melalui strategi yang akan kita rumuskan. Setelah tahap pertama kita menganalisis situasi, kita mulai menentukan tujuan terukur dan realistis yang akan diraih melalui strategi digital marketing. Dalam menentukan strategi, ingat 5S. 5S adalah singkatan dari Sell, Serve, Speak, Save, and Sizzle.

3. Strategy. Strategi adalah cara perusahaan mencapai suatu tujuan yang sudah ditetapkan dan diketahui bersama. Dalam menyusun strategi, segmen konsumen yang dituju dan dilayani harus tertera di dalam rencana, dan kita harus memperlihatkan value bisnis kita apa hal yang kita unggulakn dibanding bisnis lain.

4. Tactics (taktik). Tahap keempat adalah taktik yaitu turunan yang lebih mendetail dari strategi. Seperti menentukan media apa yang cocok dengan bisnis yang dijalani atau menentukan kapan kita menentukan launching produk, ataupun kapan harus memberi giveaway. Jika strategi lebih membahas hal yang general taktik ini lebih berbicara tentang penjadwalan bisnis secara khusus.

5. Actions (aksi). Tahap kelima mengaplikasikan kerangka kerja rencana digital marketing adalah membawa rencana menjadi kenyataan dalam bentuk aksi yang terukur. Dalam tahap aksi ini mencakup hal apa saja yang diperlukan untuk melaksanakan taktik. Seperti melakukan adsense melalui instagram, facebook atau media sosial lainnya. Atau menggunakan hashtag itu merupakan contoh aksi yang dapat kita lakukan.

 

6. Control (kontrol). Tahap keenam ini atau tahap final mengaplikasikan kerangka kerja rencana digital marketing adalah memonitor dan mengukur performa berbasis tujuan yang ditetapkan pada tahap dua. Perhatikan taktik-taktik yang sudah ditetapkan dan lakukan kontrol saat melaksanakan semua taktik tersebut. Hal ini juga dapat disebut Key Performance Indicator (KPI). Kalau di poin objectives kita menyusun 5s,kalau di poin control ini kita lebih memperhatikan apakah 5s tersebut berpengaruh terhadap bisnis kita atau tidak. Contoh konkritnya adalah kita memperhatikan pertambahan followers dalam sosial media bisnis kita, dan dari pertambahan followers tersebut kita harus memperhatikan berapa persen followers yang melakukan closing dan berapa followers yang melakukan pembelian produk kita sehingga kita dapat mengukur berapa followers yang kita butuhkan untuk memastikan jumlah pembelian akan meningkat. Dalam melakukan kontrol ini kita juga dapat menentukan apakah strategi yang kita susun berjalan dengan baik dan dapat terus digunakan atau harus kita perbarui.



kunjungi juga www.duniakampus40.net

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi Pemimpin

Tak Tatap Muka Bukan Berarti Tak Ber Etika