Preferensi Makanan Terhadap Kemungkinan Penyakit
Oleh : Praditha Salwa Melodi
Perubahan gaya hidup di era globalisasi
ini telah memengaruhi kebiasaan makan seseorang dan memaksa untuk mengonsumsi
makanan cepat saji berkalori tinggi, seperti junk food. Karena
itulah terjadi peningkatan penyakit obesitas di negara berkembang. Makanan yang
tidak sehat, tinggi kalori, dan tinggi lemak adalah faktor penting dalam
kontribusinya. Kebanyakan manusia dalam mengonsumsi makanan yang tidak sehat karena
mereka tidak berfikir kedepannya atau untuk kesehatan mereka dalam jangka
panjang. Mereka hanya memuaskan nafsu untuk makan enak pada saat itu juga.
Pilihan makanan dan pasar makanan terus
berubah beberapa dekade ini. Hal tersebut sebagai tanggapan terhadap
kenyamanan, keterjangkauan, dan kegembiraan berdasarkan preferensi konsumen.
Konsumen menunjukkan reaksi positif terhadap keragaman pilihan makanan
tersebut. Mereka bisa memilih makanan yang mereka sukai. Hal ini membuat intake diet
mereka didominasi oleh komposisi makanan yang mereka sukai saja. Sebenarnya,
banyak sayuran maupun buah-buahan disekitar kita yang mudah ditemui dan
biayanya relatif murah untuk digunakan dalam program diet.
Konsumen yang memilih diet sesuai dengan
preferensi mereka tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi dapat menimbulkan
masalah kesehatan. Diet yang tidak seimbang ini mengarah pada munculnya
penyakit, seperti aterosklerosis, obesitas, diabetes, hipertensi, dan
osteoporosis. Kemungkinan terjadinya penyakit tersebut dapat dicegah dengan
menerapkan pola diet seimbang. Diet yang disarankan juga bukan hanya sekedar
menjaga pola makan tetapi juga rutin berolahraga. Olahraga dilakukan juga
bertujuan untuk menghindari penyakit-penyakit yang tidak diinginkan.
Diet seimbang yang dimaksud adalah diet
yang memiliki kandungan nutrisi yang seimbang. Kebutuhan nutrisi untuk setiap
orang pun berbeda-beda berdasarkan kondisi tubuh masing-masing. Biasanya
kebutuhan gizi tergantung pada faktor usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas
fisik, berat badan, dan tinggi badan. Alangkah baiknya jika ingin melakukan
diet, terlebih dahulu mencari referensi tentang diet yang baik dan benar. Bisa
juga mencari tips dan trik seseorang yang pernah menjalani program diet.
Kesimpulannya, yaitu penerapan gaya hidup
sehat dengan memilih makanan dengan nutrisi seimbang dapat mencegah terjadinya
penyakit di masa datang. Sehat itu adalah aset yang harus dijaga sejak dini.
Tubuh yang sehat dapat menghasilkan sumber daya manusia yang lebih produktif. Gaya
hidup yang sehat juga harus dilakukan dengan cara rutin olahraga. Oleh karena
itu, pola hidup sehat perlu digalakkan di zaman yang serba instan.
Komentar
Posting Komentar